Rabu, 21 Mei 2014

PEROKOK PASIF ?


Perokok pasif merupakan seorang penghirup asap rokok dari orang yang sedang merokok. Akibatnya lebih berbahaya dibandingkan perokok aktif. Bahkan bahaya yang harus ditanggung perokok pasif tiga kali lipat dari bahaya perokok aktif.
Setyo Budiantoro dari Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) mengatakan, sebanyak 25 persen zat berbahaya yang terkandung dalam rokok masuk ke tubuh perokok, sedangkan 75 persennya beredar di udara bebas yang berisiko masuk ke tubuh orang di sekelilingnya.

Konsentrasi zat berbahaya di dalam tubuh perokok pasif lebih besar karena racun yang terhisap melalui asap rokok perokok aktif tidak terfilter. Sedangkan racun rokok dalam tubuh perokok aktif terfilter melalui ujung rokok yang dihisap. "Namun konsentrasi racun perokok aktif bisa meningkat jika perokok aktif kembali menghirup asap rokok yang ia hembuskan."
Racun rokok terbesar dihasilkan oleh asap yang mengepul dari ujung rokok yang sedang tak dihisap. Sebab asap yang dihasilkan berasal dari pembakaran tembakau yang tidak sempurna.

Berikut sejumlah zat berbahaya yang terkandung di sebuah batang rokok:
  • Tar
  • Dalam tubuh manusia, tar memicu terjadinya iritasi paru-paru dan kanker.
  • Dalam tubuh perokok pasif, tar akan terkonsentrasi tiga kali lipat dibandingkan dalam tubuh perokok aktif.
  • Nikotin
  • Dalam tubuh manusia menimbulkan efek adiksi atau candu yang memicu peningkatan konsumsi.
  • Dalam tubuh perokok pasif, nikotin akan terkonsentrasi tiga kali lipat dibandingkan dalam tubuh perokok aktif.
  • Karbon Monoksida
  • Merupakan gas berbahaya yang dapat menurunkan kadar oksigen dalam tubuh. Pengikatan oksigen oleh karbon monoksida inilah yang kemudian memicu terjadinya penyakit jantung.
  • Dalam tubuh perokok pasif, gas berbahaya ini akan terkonsentrasi tiga kali lipat dibandingkan dalam tubuh perokok aktif.
  • Bahan kimia berbahaya
  • Berupa gas dan zat berbahaya yang jumlahnya mencapai ribuan. Di tubuh manusia, bahan kimia berbahaya ini meningkatkan risiko penyakit kanker.
  • Dalam tubuh perokok pasif, bahan kimia berbahaya ini akan terkonsentrasi 50 kali lipat dibandingkan dalam tubuh perokok aktif.
 sumber :http://id.wikipedia.org/wiki/Perokok_pasif


Perokok pasif berpotensi terkena berbagai macam penyakit, diantaranya :
  • Resiko kanker paru-paru
  • Resiko penyakit asma
  • Resiko infeksi telinga
Perokok pasif pada ibu hamil berdampak pada janin dapat mengakibatkan :
  • Berat badan bayi baru lahir rendah
  • Kelahiran bayi premature
  • Memperparah asma dan alergi pada bayi
  • Syndrom kematian bayi mendadak
Perokok pasif pada anak-anak dapat mengakibatkan :
  • Asma
  • Infeksi paru-paru
  • Peningkatan resiko berkembangnya tuberkolosis jika terpapar carrier
  • Alergi
  • Kesulitan belajar dan sulit konsentrasi
  • Terhambatnya perkembangan otak dan efek perilaku karena terganggunya sistem syaraf.
  • Peningkatan kerusakan gigi
  • Memperbesar peluang penyakit bronchitis
  • Memperbesar resiko kematian dan kerusakan organ tubuh
Hanya 30 menit terpapar perokok pasif dapat mempengaruhi bagaimana pembuluh darah mengatur aliran darah, untuk tingkat yang sama dengan yang terlihat pada orang yang merokok. Eksposur jangka panjang untuk perokok pasif dapat menyebabkan perkembangan aterosklerosis (penyempitan pembuluh darah).sumber : http://dinkes.pamekasankab.go.id/index.php/berita/199-bahaya-perokok-pasif 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar